Skip to main content

Papaku punya anak lain


puluhan tahun yang lalu
cerita ini rekaman yg teringat di kepala saya hingga saat ini ..

saat itu sedang menyuci pakaian dengan tangan dikamar mandi
tiba-tiba , Mama manggil saya
" yan itu ada tamu , nyariin lu temuin sono..!!"
saya pun begegas keluar , menemui orang tersebut
seorang laki-laki tampan tapi siapa ya?
kemudian dia menyapa
" Yanti kan?"
saya jawab " Iya" dengan heran
" masih inget gak?"
saya " ngak..siapa ya????"
" Rahmat..kan kita pertah ketemu waktu sunatan Lucky di rumah le Ju.." terangnya
"oh..iya2.." sambil ingat-ingat..
itu pertemuan kedua kami..
saat itu dia bilang hanya berkunjung dan ngajak ketemuan lagi minggu depan..
dia juga menjelaskan kalau kami masih ada hubungan saudara
masih mikir dan bertanya-tanya saudara dari mana..anak om, tante atau Pak de yg mana?
dengan cuek dan masih bingung..saya jawab " ok deh"
hari minggu depan sesuai perkataan Rahmat datang kerumah
saya sedikit kesal karena sebenernya ingin istirahat hari itu, karena hari biasa saya sekolah
saya berbicara ke Mama "heh..ngapain sih tuh orang..?
Rahmat ajak main, tanya saya " Mau main kemana?"
saya " gak tau kan lu yg ngajak.."
Rahmat " klo di Bogor biasa main kemana?"
saya"ke kebon raya..di bogor, atau mataharinya.." sambil nyengir
Rahmat" dimana tuh mataharinya..?
saya" didepan kebon raya...di bogor juga, yanti biasa kesono ama temen-temen klo maen.."
Rahmat" ya udah kita kesono.."
akhirnya saya memutuskan ikut maunya Rahmat, kami berangkat dan menunggu bus 15-30 menit di jalan raya.
setelah dapat Bus dalam perjalanan Rahmat mencoba mengajak bicara dan melucu, cuaca saat itu diluar bus mendung dan hujan gerimis.
lupa-lupa ingat apa gurauannya saat itu..tp seingat saya itu cukup lucu dan saya berencana menceritakannya lagi sama teman-teman..

Rahmat" Lu lahir tanggal berapa?
saya "22 September.."
Rahmat " Kok sama ma gue..? gue juga september..tp tgl beda..!"
saya " oh..gtu ye? taon berapa?"
Rahmat " tahun 1975, klo kaka lu siapa ? Ria ya? die tahun berapa?
saya " Klo mbk Iyah(panggilan saya kepada kakak perempuan saya)tahun 1977, beda tiga tahun ama lu.."
Rahmat "klo ade lu?"
Saya " Arif beda 9 tahun sama gue, die 1989, emang kenapa? "
Rahmat " gak papa cuma mau tau aja"
Saya dengan segumpal kerinduan yang mendalan "munggkin lu seumur ama Almarhum kaka gue , Bang iyo..die anak pertama, tapi umur 6 tahun meninggal karena sakit dia beda 2 tahun sama mbk Iyah..kata mama bang Iyo mukanya mirip gue.."
Rahmat " jadi lu 4 bersodara?"
Saya "engak !!! kalo hidup semua anak mama ada 6, dua calon adik gue meninggal sebelum di lahirin.."

lumayan lama saya dan Rahmat mengobrol tentang hal-hal seputar keluarga dan teman
ada perasaan senang saat kami sedang berbicara, ada sepintas di otak saya berpikir apa laki-laki ini suka sama saya dan berusaha mendekati saya

saya " tapi gue masih penasaran , lu sebenernya saudaraan ama gue dari mana??"
Rahmat sedikit terdiam , sambil batuk-batuk kecil , sebentar-sebentar menghela nafas seperti ada yang tertahan di lidahnya..

Rahmat " kita saudara..saudara dekat.."
saya " hemmm..bingung"
Rahmat "lu tau karena bokap lu sama dengan bokap gue..."

Bogor kota hujan , suasana itu sangat cocok dengan perasaan saya saat itu, seperti petir yg menyambar dan menusuk ke tulang benulang menembus hati dan jantung...antara percaya dan tidak dengan apa yang saya dengar..
Papa adalah orang yang saya hormati, saya sayang, penuh wibawa dan seorang yang di segani dikeluarga ..apa mungkin? bagai mana bisa..? saya punya saudara lain yang lebih tua 5 tahun dari saya..saat itu saya berusia 14 tahun bagai mana bisa ? saya tidak tahu..Mama..mbak Iyah...Arif...
rasanya dunia berputar..ingatan-ingatan sosok papa sekelebat cepat bermunculan dikepala...seorang Papa..Papa Fendi yg saya sayang...

saya "gimana bisa..?" dengan linangan airmata dan emosi saya berusaha untuk tegar, atau lebih tepatnya berharap kalau ini adalah bohong..
Rahmat " ya..lu sama gue sodara, bokap lu nikah sama nyokap gue sebelum nikah sama nyokap lu..!!"
disitu Rahmat mulai bercerita, bahwa sebetulnya rahasia itu diketahui oleh 10 saudara Papa, Mbah putri (Ibu Papa) dan Mbah Kakung(Ayah Papah) , bahkan sepupu-sepupu saya dari keluarga papa tau semua. Tapi semua dilarang bicara sama Papa dengan alasan Mama saya orang yg lemah jantung dia tidak akan mudah menerima ini semua, bukan hanya saudara yang di larang bicara Rahmat dan Ibunya juga dilarang membuka rahasia ini sama Papa.
Rahmat bilang kalau Rahmat dan Ibu ditelantarkan sama Papa, bahkan dari keluarga Papa lebih sayang dengan anak-anak Papa dan Mama saya..

Papa saya anak ke 3 dari 11 bersaudara
tapi yg saya tau Papa seperti tulang punggung keluarga dia yang paling banyak menafkahi saudara-saudaranya..
Papa juga paling galak dan preman , dia gk segan mukul adik atau kawan jika bertindak yang menurut dia salah.
Di kampung saya tinggal juga..apa orang yang ditakuti dan disegani , kata Mama itu karena dulu Papah mukulin preman kampung dan klo ada masalah atau ribut-ribut semacam tauran Kampung Papa orang pertama yang maju.
Semua orang yang denger nama Papa saya pasti takut , mungkin begitu juga sama saudara-saudaranya .

disaat saya masih shock, Rahmat berusaha menghibur dilain sisi dia merasa kecewa disisi lain dia senang punya saudara...saya gak tau apakah ucapannya itu benar atau tidak , tapi saya ingin meyakini itu betul-betul ucapan tulus jadi saya juga bilang bahwa saya juka suka , kalau saya punya saudara dan Ibu lain.
Ucapan itu , saat itu sebetulnya dusta ..itu hanya untuk menguatkan dan meyakini perasaan saya sama Papa..saya tidak akan mengatakan hal ini sama Mama..saya gk mau Mama dan Papa bertengkar..saya gk mau Mama dan Papa pisah..saya gak mau..gak mau...
Bukan kah itu egois..hmm tapi itu lah perasaan saya waktu itu....saya berusaha menolak Rahmat..saya ingin menjauhi Rahmat...saya benci Rahmat ada...saya benci kenapa harus Papa..kenapa harus saya yang mengalami ini...
walau Rahmat terlihat baik, tapi saya bisa lihat kalau dia sebenarnya senang rahasia ini terungkap...ada rasa yang ingin meledak di jiwa Rahmat..kekecewaan , derita, sakit hati, dan penhinaan yang di rasakan  ditahan selama bertahun-tahun oleh Rahmat dan Ibunya saat itu berbalik menghujam ke arah saya.
saya dan Rahmat berusaha saling mengisi tampa membenci, mengerti dan mencoba menjadi saudara di saat itu..berusaha bijak menghadapi persoalan yang terjadi..mencari tahu bagaimana rahasia itu bisa tersimpan erat dan alasan apa ..ada rasa puas di wajah Rahmat namun ada penyesalan juga, menyesal karena apa saya tidak begitu yakin.
sejak saat itu Rahmat menyuruh saya memanggil dia kaka..dia gak mau di panggil abang katanya kayak tukang bakso..
saya " ya udah kak, kita pulang yuk udah sore..nanti kapan-kapan kita ketemuan dan ngobrol lagi "

dibeberapa minggu kemudian setelah itu ,
Rahmat kembali datang kerumah ..kala itu diketahui Papa
saat saya menemui Rahmat " Gue di panggil Bokap dlu ye.." lalu dia pergi dan gk pernah kembali
seminggu hingga berbulan-bulan saya gk dengar tentang Rahmat lagi
saya pun gk pernah berani bertanya tentang Rahmat sama Papa , apa yang terjadi hari itu saya gk tau.
Papa juga gak pernah bertanya apa-apa seolah-olah tidak terjadi apa-apa.
hungga disuatu hari di ping Rumah saat saya sedang duduk , Papa menghampiri
" Yanti , kamu anak Papa yang paling baik ..doakan Papa banyak rezeky ya , bisnis papah Gol . nanti Yanti ,Mama dan saudaramu semua akan senang.."
dimata saya Papa orang yang paling saya hormati , segan bicara apapun padanya..bahkan walaupun bibir ini ingin bertanya tentang Rahmat dan Ibunya , rasanya mulut ini terkunci rapat.

sudah lama entah apa yang mebuat saya bercerita rahasia ini kepada kaka kandung saya Ariana (Mba Iyah)
dia terlihat shock , berbeda dengan saya yang diam saja .dia kebalikanya.
saat itu Mama dan Ria beradu mulut tidak ingat tentang apa tapi malam itu membuat semuanya terungkap.
dengan terangnya dia bilang ke Mama kalau Papa punya istri lain dan anak
Mama sangat terpukul , sampai saya disalahkan akan semuanya
keadaan ekonomi kami yg sedang terpuruk , kontrakan dan tanah dibelakan rumah yang terjual
semua adalah sebab saya yang tidak mengatakan dr awal
kata Mama " Coba klo lu ngomong dr dulu soal Bapak lu..tuh tanah , kontrakan gk bakal kejual..gk bakalan kita idup kekurangan..enak banget Bapak lu jualin tanah ama kontrakan gue buat ngempanin bini ama anak yang lain.."
sedih banget rasanya ..padahal saat itu saya memang gk punya pikiran kearah situ..yang saya pikirkan adalah mencoba mempertahankan keluarga saya ..saya mau Papa sama Mama sama-sama terus :(
Malam itu Papa belum pulang sudah 3 hari, Papa saya seorang supir dulunya hingga dia berhenti dan memutuskan jadi makelar tanah (Biong).
jadi cerita dia jarang dirumah itu buat kami sudah biasa.

Mama yang emosi teriak-teriak histeris dia panggil adik Papa (Om Oco ) dia tanya apakah yang dikatakan Iyah dan saya itu benar
saat itu Om saya hanya bisa diam dimaki-maki sama Mama, diusir dan dikata-katai
Om terlihat sedih melihat saya ..dia pergi dengan lemas dan penuh kebingungan ..

saya lihat semalaman Mama gk tidur , dia terlihat emosi dan sedih
entah apa yang dirasakannya ..yang saya tau dia sangat hancur....








Comments

Popular posts from this blog

Cara Berjualan di Elevenia

Sekarang ini mulai gencar Iklan-iklan yang mempromosikan situs-situs E-commerce di televisi
jika Toko bagus yang berubah jadi OXL dan berniaga.com sudah lama memperkenalkan diri di televisi, kini Tokopedia, Zalora & Elevenia.
Tidak tanggung-tanggung Elevenia menggaet artis Cinta Laura untuk promosinya.
Elevenia memang menawarkan tampilan desain yg lebih menarik dan modern , hampir sama dengan situ-situs e commerce diluar negri.
Elevenia memberikan fasilitas pada calon penjual untuk mengiklankan produk beserta deskripsi lengkap dan contact person yang dapat dihubungi.
disini saya akan share cara berjualan pada Elevenia bagi penjual Individual.
pertama-tama kita harus regristasi atau memiliki account sebagai penjual baik itu individual/ perusahaan, setelah regristasi kita diminta memasukan data dan memperifikasi email.
saat mengisi informasi penjual kita akan diminta mengirim scan KTP/Buku rekening ( bukti transaksi melalui internet Bank juga bisa), NPWP jika ada.
Jika sudah seles…

Cara Jadi Importir

Hy udah lama nie kagak posting..biasa mau sharing pengalaman walaupun baru bahkan barang order pertama saat ini masih di forwarder China,tapi saya mau berbagi pengalaman saya ..karena jarang sekali saya dapatkan postingan yang sharing cara ini secara blakblakan .. awalnya sih ingin mendapatkan penghasilan lewat internet dengan menjadi reseller product-product Import , tapi lama-lama penasaran gimana sih cara mereka para importir mendatangkan barang ke Indonesia atau ke negara kita...

1. tahap pertama yang harus disiapkan adalah Mental kita sendiri..siapkah kita menjadi Importir jika sudah maka berdoalah kepada Tuhan dan meminta petunjuk untuk diyakinkan mental dan keyakinannya.. 2. kemudian Modal..Alhamdulillah bermodalkan 10 juta Rupiah saya bertekad untuk menjadi Importir..dan barang yang akan saya pasarkan adalah Tas wanita Import dari China..lalu saya cari dan berkenalan dengan sesorang yang menawarkan jasa Importir, dari sana saya mengenal www.seatobao.com situs e commerce terbe…

Lipstick Me Now kiss proof review

Awal-awal penasaran dengan reviewnya yang banyak ...bikin tertarik pengen coba jual..akhirnya setelah ketemu sumbernya saya putuskan membeli dan menjualnya..
Rasanya kurang apdol klo saya penjual gak mencoba memakainya..klo hasilnya bagus kan bisa lebih tau cara promosinya
Awalnya bingung mau pilih warna yang mana..akhirnya jatuh lah pada pilihan no 12 dark purple..
Setelah coba aduhai langsung jatuh cinta
Tidak berbau,tidak lengket, tidak nempel digelas,waterproof, warna natural, longlasting(tahan lama) dan ringan walau gk moisy saat di poles tp soft dalam hitungan detik lipstick langsung kering...hasilnya matte abis.
Akhirnya jadi pengen warna yang lain..coba warna 9 agak kurang cocok sih dibibir aku tapi hasilnya mang keren
Coba lagi warna no 19 orange..awalnya kok kayak beda ya..kurang rata saat di poles dibibir tp setelah beberapa detik hasil mattenya muncul..penasaran lagi coba no 6 warnanya emang cocok banget ama pribadi saya...kalem
Dan warnanya gak beda jauh dengan lipstick …