Thursday

Grandes: Melihat Cahaya

Berlari-lari kecil qeena kearah bebatuan..
begitu tertariknya dia dengan sebuah cahaya yang muncul dari celah pohon besar..
" Ada penerang di Lamb ???"
semakin dekat dengan pohon semakin jelas cahaya itu..tercium aroma segar yang tidak pernah sama sekali tercium olehnya, semakin tertarik rasa ingin tahunya .
Diapun mengintip dari celah pepohonan , dengan awalnya terdiam apa yang dia lihat? disana terlihat hamparan rumput dan pepohonan hijau diterangi cahaya yang sangat hangat.. terperangah dan terpesona, sambil berjalan perlahan menuju sebuah tangkai bunga berwarna putih..
begitu kuat rasa ingin menyentuh , memetiknya dan memilikinya...
semakin dekat , semakin dekat perlahan namun pasti dia pun berhasil memetiknya..begitu bunga itu ditangannya..tiba-tiba..
"tidak..!!!" qeena terperangah bunga yang dipetiknya hancur terbakar..
bahkan setelah dia melihat kesekelilingnya , hamparan hijau rumput dan pepohonan yg baru saja dia lihat sebelumnya , semua "oh tidak..!" musnah menjadi hamparan tanah gersang dan kering....diapun lari kearah hamparan yg masih ada rerumputan  untuk mencari tahu, lalu dia melangkah ,dan diluar kendali setiap jejak langkahnya , setiap rumput yang diinjaknya mati hangus terbakar begitu berlanjut ke sekelilingnya....


tiba-tiba dari arah belakang ..!!
"Nona qeena anda tidak boleh disini...!!!"
tampak 2 orang laki-laki berseragam menarik lengan Qeena dan membopohnya kembali kecelah pohon dan bebatuan...
masih dalam keadaan yang bingung ..
" Kenapa..? kenapa..? bisa kalian beritahu tempat apa itu tadi ?....apa kalian tidak lihat semua tadi..?"
para prajurit itu hanya terdiam dan saling berpandangan..wajah bingung dan seolah menutupi sesuatu terisyarat jelas pada raut wajah mereka...
"sudah cukup..lepaskan aku, aku bisa bejalan sendiri...!!!"
sambil berontak melepaskan pegangan mereka...namum mereka pria dewasa bertubuh tinggi  besar dan bertenaga kuat...pegangan mereka tidak mudah dilepaskan oleh Qeena yang hanya seorang gadis kecil..
"aku bilang lepaskan..!!!" dengan nada keras dan tatapan mata yang berisyarat mengancam...
"kalian tahu apa yang bisa aku lakukan pada kalian...? aku bilang lepaskan!!!"
namun para prajurit itu tersenyum sambil menenteng Qeena seperti membawa keranjang mainan hingga kakinya tidak menyentuh tanah...
"ya nona ..kami tahu apa yang bisa anda lakukan..tp sebelum itu anda harus bertemu para tetua...!!"
tibalah pada sebuah ruangan megah, dan berdinding tinggi hitam dan kokoh seperti ruang pertemuan, banyak kursi dan meja..dan terlihat tampak banyak orang disana wanita & pria  berpakaian hitam..
"cukup..lepaskan dia..!!" Nada tegas berwibawa ..salah seorang Pria dengan perangai wajah yang tidak begitu ramah menyuruh para prajurit itu...
"awas kalian..akan aku balas perlakuan kalian tadi..!!" dengan nakal dan sombong Qeena mengerutu sambil menunjukan kepalan tangannya pada para prajurit yang merespon tingkahnya dengan mengelengkan kepala, sambil bediri dibelakang Qeena.
Qeena menatap sekeliling orang disana sebagian tampak tersenyum,sebagian tampak khawatir, sebagian tersenyum seolah-olah bahagia,dan yang lain tanpak marah...
sebetulnya perasaan dan pikiran Qeena sangat bingung dengan apa sebenarnya yang terjadi tadi, tempat apa itu dan mengapa dia dibawa keruangan ini...
" mereka semua seperti ingin memakan aku.." pikir Qeena
dia melihat ayahnya disana..
"Ayah..ayah..kau tahu barusan itu..." dengan semangat Qeena menghampiri ayahnya namun
"sudah lah sayang diam dulu disana kau dan jangan bicara..!!!" ayahnya berkata tegas namun dengan raut wajah yang khawatir..
"baiklah Ayah..iuh kenapa ayah ini..." dengan geram Qeena menurut
"Baik..menurutku ini harus diputuskan sekarang..terbukti ramalan akan hal itu terjadi hari ini..!!" Seorang dengan perangani kasar namun bijak itu adalah Teros dia pemimpin para tetua di negri Lamb, sebuah negri yang jarang diterangi matahari, cuacanya selalu mendung dihuni beberapa klan pria dan wanita bertubuh tinggi besar sekitar 190cm berambut hitam berkulit putih , disebut golongan Dash bangsawan di negri lamb, pria dan wanita lainnya memiliki tubuh-tubuh sedang namun kekar dan memiliki kemampuan bersenjata mereka biasanya menjadi prajurit atau warga biasa disebut para semon ,sedangkan yang berambut merah bermata ungu disebut Kakareem yang memiliki kemapuan lebih untuk dimanfaatkan berdasarkan kemampuanya ada yang bisa mengatur waktu, ada yang bisa meramal, ada yang bisa menciptakan alat dll
ada 4 daerah di negri Lamb yang berpengaruh
1.Daerah Gar dipimpin oleh ketua Gaskha yang kuat dan berkuasa, mereka berpengaruh pada sektor pertahanan dan pangan sebagian dari ras mereka suku Shar (para penguasa)memiliki kekuatan mampu melontarkan api dan meleburkan batu
2.Daerah Ram dipimpin oleh Tuan Rapael yang bijak, kerajaan mereka terkenal kolot akan peraturan nenek moyang dan hampir semua para penghuninya punya kekuatan sihir dan kemampuan berbeda-beda oleh karena itu mereka dianggap kerajaan yang paling kuat, namun peraturan turun temurun yang melarang rakyatnya menggunakan kekuatan untuk menyakiti dan berperang, maka akan sulit melihat kemampuan dari rakyatnya jika berkunjung kesana.
3.Daerah Magal dipimpin oleh kapten Aries yang haus akan kekuasaan ia memiliki elemen yang kumplit memiliki sektor pertahanan yang kuat,memiliki pengikut-pengikut setia dan banyak antek-antek yang memiliki kekuatan yang bisa menghancurkan dunia, oleh karena itu dia ingin menguasai seluruh negri Lamb
4.Kota Lambirin dipimpin oleh Arjgra yang netral dan senang kedamaian, memiliki pendukung atau sekutu yang banyak termasuk daerah Gar dan Ram kecuali Magal
 Next bab 2
 


0 komentar :

Post a Comment

Copyright © 2014 Calmharyantiblog . All Rights Reserved. Template by CB Blogger . Powered by Blogger.