Blao vs pemutih






Inget jaman dulu waktu sekolah kalu cuci baju seragam dikasih Blao...hmmm....kalau dijaman sekarang kayaknya udah jarang orang pakai produk rumahan seperti Blao.
Sekarang banyak orang memilih menggunakan pemutih pakaian daripada mengunakan Blao. Bukanya produk pemutih bahannya panas apabila tersentuh tangan langsung dan baunya tidak sedap, perih sekali dimata apabila banyak mengunakannya, bahkan setelah pakaian mengunakan pemutih warna pakaian juga bukan putih tapi putih kekuningan. Sedangkan Blao tidak pernah ada iritasi ditangan atau bau yang tidak sedap bahkan warna baju memang sedikit terlihat cemerlang.
secara bukannya konsumen lebih tertarik warna putih yg kebiruan dari pada warna putih kekuningan.
Harga Blao,kemasan semuanya sangat kebalikanya dari pemutih, bahkan untuk proses produksinya pun sangat berbeda, sangat-sangat masih sederhana jauh dari modern bahkan apabila kita lihat bungkus plastik per-setnya kita tahu mereka mengemasnya menggunakan lilin yg dibakar.
Tapi salut buat blao di akhir zaman sekarang ini sudah berpuluh-puluh tahun produk ini masih bertahan , salut juga sama pecintannya mereka begitu setia,cinta dan percaya pada produk ini mungkin harganya yg miring juga.. Sayang karena masyarakat yg mungkin sudah terlalu banyak yang modern sehingga mereka tidak mau mengunakan produk yg benar-benar murni buatan negeri sendiri dan aman, padahal menurut saya produk Blao hanya butuh sedikit polesan saja mungkin yg bentuknya serbuk bisa di kemas cair dalam botol.
Pantaskah Blao ini dipertahankan? hmmm...menurut kalian?

Comments